arielngesex
texaspoker.cc
jayabetting
8togel
iklan>

Surat Lamaran Kerja Ngelantur Yang Bikin Ngakak

Sudah ribuan kali ngirim surat lamaran kerja tapi belum ada balasan? Segala cara sudah anda lakukan untuk membuatnya, namun masih belum juga ada balasan. Mungkin salah satu tips dibawah ini adalah masalahnya..!!

1. JANGAN TERLALU BANYAK MENGGUNAKAN SINGKATAN
Dgn Hrmt.
ttrk dgn ikl lwg krj yg dmt pd srt kbr edisi sls , sy brmskd mengisi lwg yg bpk bthkn, rdri thn 1999 – 2004 , sy tlh bkj di aptk km farma , di bag cln srv. dri thn 2004-2005 , sy bkj di LC bank sbg kabag keu. dri thn 2005- smp skrg jd tkg pkr di BIp

2. JANGAN TERLALU BANYAK LAMPIRAN
Sebagai bahan pertimbangan bapak, bersama ini saya sertakan :
a. foto copy KTP bapak saya
b. pas foto saya waktu disunat
c. surat kelakuan baik seluruh keluarga saya
d. bon hutang selama 1 tahun
e. proposal permintaan sumbangan pembangunan mesjid di Rt saya

3. BAHASANYA SOK GAUL
Dgn hromat banget , boss!!!!
halo boss , capee deeehhh!!!! apa kabar nich…..? baik baik aja dong , iya kan iya dong , bener kan bener dong….? saya mo ngelamar kerja nich..boleh dong…please…boleh ya…?

4. BAHASANYA SOK PREMAN
Gue pernah kerja di kantor bokap, tapi lantaran gue sering bolos sama sering ngegodain skertaris kantor, gue dikeluarin, setan banget deehhh!!!!. Makanya sekarang gue ngelamar kerja di kantor elo , ga usah khawatir soal jabatan deh…..gue sih yg penting dibayar gede sama elo. ok deh!! gue tunggu panggilan kerja dari elo di rumah gue , kalo sampe tiga hari belom juga ada panggilan , elo bakal tau sendiri akibatnya….!!!!!!!

5. BAHASANYA SOK AKRAB
Dengan hormat,
Hai apa kabar nih…? baik baik aja kan…?
saya juga ketika menulis surat ini dalam keadaan sehat wal afiat, semoga kamu juga baik baik aja seperti saya disini. ngomong ngomong gimana kabar anak anak , sehat kan..? istri pasti makin cantik aja…..salam aja ya buat mereka. oya ..hampir lupa, saya bermaksud melamar pekerjaan pada perusahaan kamu bisa kan,.,,..?

6. TERLALU RESMI DAN BERTELE TELE
Dengan hormat,
Setelah saya membaca iklan lowongan pekerjaan di surat kabar ternama di ibukota , saya sangat tertarik dengan iklan yang anda muat disitu. oleh karena itu saya bermaksud untuk melamar pekerjaan tersebut dan juga sekalian harapan saya , dengan surat lamaran ini kita bisa mempererat tali silaturahmi antara kita berdua , bukankah dalam agama pun telah diterangkan betapa pentingnya arti sebuah silaturahmi…
Semoga Tips singkat ini bisa membantu anda dalam membuat lamaran agar lebih baik lagi… diterima (disisi-NYA) hahahaha……!!!!
fenomania berita lucu

Kenapa Anjing Itu Najis?

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda, “Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah. Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda, ‘Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah(bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali,”
(HR Muslim).

Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang memegang anjing, maka pahala amal (ibadah)nya setiap hari akan berkurang satu qirath (1 inchi/2,5 cm), kecuali anjing penjaga atau anjing peliharaan,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Hadis yang disabdakan oleh Rasulullah Saw di atas menunjuk pada dua hal:
1. Keharusan mengerik wadah yang dijilat aniing.
2. Menyucikan wadah bekas jilatan anjing dengan cara membasuhinya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.

Penemuan Ilmiah

Pentemuan ilmiah berkaitan dengan hadis yang pertama adalah kesimpulan para dokter yang menetapkan bahwa dalam proses membasuh wadah bekas jilatan arijing harus disertai dengan tanah. Mereka menjelaskan alasannya secara detail sebagal berikut:

1. Dalam sebuah forum tentang kesehatan umum para dokter mengemukakan rahasia kenapa harus tanah tidak bahan lainnya. Dalam forum tersebut, dijelaskan sebagai berikut:

“Hikmah tujuh kali basuhan yang salah satunya dengan tanah dalam menghilangkan najis jilatan anjing adalah bahwa virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing yang mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini, tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah.”

2. Secara ilmiah, tanah mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman. Menurut para dokter, ilmu Kedokteran modern telah menetapkan bahwa tanah mengandung dua materi: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

3. Beberapa dokter peneliti dahulu memperkirakan bahwa tanah kuburan mengandung kuman-kuman tertentu yang berasal dan bangkai-bangkai mayat yang dikubur. Namun sekarang, eksperimen-eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Demikianlah yang dilansir oleh himpunan dokter ahli. Mereka berpendapat sebagai berikut:

“Pada masa modern sekarang ini, para ilmuwan telah melakukan analisis terhadap tanah kuburan untuk mengetahui kuman-kuman yang terkandung di dalamnya. Mereka berkeyakinan dapat menemukan kuman-kuman yang membahayakan dalam jumlah yang banyak. Asumsi ini berdasarkan sebuah fakta bahwa banyak manusia yang matinya karena penyakit yang ditularkan melalui kuman.”

Namun setelah diadakan penelitian, ternyata mereka tidak menemukan bekas apa pun dari kuman penyakit tersebut di dalam tanah. Akhirnya, mereka menarik sebuah kesimpulan bahwa tanah memiliki keunggulan dalam membunuh kuman yang membahayakan. Jika tidak, tentu kuman akan banyak dan menyebar ke mana-mana. Padahal jauh sebelum mereka menemukan kesimpulan tersebut, Nabi Saw telah mengukuhkan hal itu dalam hadis-hadisnya, seperti yang tercantum di atas.

4. Menurut Muhammad Kamil Abd Al-Shamad, mukjizat ilmiah dengan jelas sangat mendukung pengguraian tanah pada salah satu dari tujuh kali basuhan dalam menghilangkan najis jilatan anjing. Ia melansir bahwa tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

5. Dalam pembahasannya, para dokter mengemukakan alasan penggunaan tanah dalam menghilangkan najis ini, dan mengapa membasuh dengan air saja tidak cukup untuk menghilangkannya. Menurut mereka, kenapa harus dibasuh dengan tanah? Alasannya, karena virus penyebab penyakit akan mencapai puncaknya dalam ukuran kecil. Semakin kecil bentuknya, maka virus itu akan semakin berbahaya, sebab potensi untuk menempel dan melekat pada dinding wadah semakin bertambah.

Membasuh dengan menggunakan tanah lebih kuat dalam proses sterilisasi dibanding membasuh dengan air. Karena, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus yang terkandung di dalamnya, lebih besar dibandingkan dengan mengguyurkan air atau menggunakan tangan saat membersihkan dinding wadah bekas jilatan anjing. Hal itu dikarenakan ada perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cainan (air liur anjing) dan tanah. Hal tersebut secara Fisika dapat diumpamakan seperti memasukkan kapur tulis pada bagian tinta.

Penemuan Ilmiah pada Hadis Kedua dan Hadis Ketiga

Hadis kedua dan ketiga mengisyaratkan perintah untuk mengerik wadab bekas jilatan anjing dan haram mendidik anjing untuk kepentingan yang tidak mendesak.
Ilmu pengetahuan telah berhasil menemukan beberapa kesimpulan yang mencengangkan berkaitan dengan kenajisan anjing berikut ini:
dr. Al-Isma’lawi Al-Muhajir mengatakan bahwa penemuan baru dalam kedokteran menguatkan apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw. Ketika itu, para dokter mengingatkan untuk berhati-hati saat menyentuh anjing dan mencandainya. Begitu pula untuk waspada jika terkena cairan-cairan yang keluar darinya berupa air liur yang dapat mengakibatkan buta. Para dokter spesialis hewan mengungkapkan bahwa mendidik anjing dan berinteraksi dengan cairan-cairan yang keluar darinya berupa kotoran, air kencing, dan lain sebagainya, dapat menularkan sebuah virus yang disebut “tocks characins”. Virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Setelah melakukan pemerikasaan terhadap 60 ekor anjing, dr. Ian Royt, seorang dokter spesialis hewan di London, Inggris menyimpulkan bahwa seperempat binatang tersebut membawa telur-telur ulat di cairan-cairan yang keluar darinya. Ia menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan yang ditemukan di lapisan unsur tanah.

Seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang. Tiga di antaranya dapat matang cukup dengan menempelkannya pada kulit.

Laporan para ahli yang dipublikasikan oleh surat kabar di Inggris Daily Mirror menyatakan bahwa sel-sel telur dan ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 milimeter. Ia akan berpindah dengan mudah saat bersentuhan dengan anjing atau mencandainya. Ia akan terus tumbuh berkembang dengan pesat pada bagian yang terletak di belakang mata. Sebagai langkah antisipasi, para dokter menganjurkan untuk membasuh kedua tangan dengan baik, sebelum makan dan setelah bermain dengan anjing. Ini terutama ketika data statistik di Amerilka Serikat menyebutkan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut. Kebanyakan adalah anak-anak.

Lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi Saw telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air Iiurnya. Karena pada setiap harinya, anjing sering menjilati tubuhnya. Inilah yang memindahkan kuman-kuman pada kulit, mulut, dan air liurnya. Dengan begitu, anjing berbahaya terhadap kesehatan.
Menurut dr, Abd Al-Hamid Mahmud Thahmaz, secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan. Karena, ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak di dalam ususnya. Ulat itu mengeluarkan telur-telur bersamaan dengan keluarnya kotoran anjing. Ketika anjing menjilati pantatnya, maka telur-telur ulat tersebut akan berpindah padanya.

Kemudian dari jilatan anjing inilah, telur-telur ulat itu akan berpindah pada wadah, piring, dan tangan para pemiliknya. Di antaranya ada yang masuk ke dalam perut, lalu menuju ke pencernaan. Kemudian kulit telur-telur ulat itu terkelupas dan keluarlah anak-anak ulat yang langsung bercampur baur dengan darah dan lendir.

Melalui darah dan lendir tersebut, ulat-ulat penyakit ini merambah pada semua bagian organ tubuh, terutama hati yang merupakan target utama dari organ-organ yang ada di dalam tubuh. Kemudian ulat-ulat itu berkembang di anggota tubuh yang dimasukinya. Ia membentuk sebuah kantong yang penuh berisi dengan embrio anak-anaknya dan cairan bersih, seperti sumber air (mata air). Kantong itu terkadang membesar, sehingga bentuknya menjadi kepala embrio.

Penyakit ini dinamakan penyakit kantong cairan. Indikasinya muncul sesuai dengan anggota tubuh yang ditempatinya. Indikasi paling berbahaya menyerang otak dan otot jantung. Untuk menyembuhkan penyakit ini tidak ada obatnya kecuali dengan operasi.

Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Para dokter melaporkan bahwa penyakit ini biasanya berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.

Sekelompok dokter menjelaskan bahwa ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia melalui air liur anjing. Para dokter mengatakan bahwa paru-paru dapat terkena ulat Echinococcosis.

Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam Iainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun. Dengan demikian, penyakit menular itu dapat berpindah dari anjing kepada manusia.
fenomania Religi

Foto Kucing Paling Lucu Bikin Ngakak










fenomania Foto Lucu

Pikirkan dan Syukurilah

Apakah kita mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, sedang kaki seringkali menjadi bengkak bila digunakan jalan terus menerus tiada henti?. Apakah kita mengira bhwa berdiri tegak diatas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedangkan keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah? Begitulah, sebenarnya kita berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempurnaan tubuh, tetapi kita tidak menyadarinya. Kita tetap merasa resah, suntuk, sedih dan gelisah meskipun kita masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, waktu yang tenang untuk tidur pulas dan kesehatan untuk terus berbuat.

Sebenarnya yang harus kita pikirkan dan renungkan apa-apa yang telah ada pada diri, keluarga dan kesehatan namun kita seringkali memikirkan sesuatu yang tidak ada pada kita, sehingga kita pun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa kita mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya kita masih memegang kunci kebahagian, karunia dan kenikmatan. Maka marilah kita pikirkan semua itu dan kemudian syukurilah. “Dan, pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan” (QS Adz-Dzariyat: 21).

Ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan pada kita karena Dia telah melipatkan nikmatNya dari ujung rambut hingga kebawah kedua telapak kaki. “Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya” ( QS. Ibrahim:34). “Dan Dia menyempurnakan nikmatnya kepadamu lahir dan batin”(QS, Lukman:20). Termasuk nikmat yang khusus dan umum, dunia akhirat, dalam keluarga dan harta serta tubuh dan jiwa.

Bersyukurlah pada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, rezeki dan kekuarga serta nikmat-nikmat lainnya. Sebab, tidaklah kita tahu bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya,dilumpuhkan atau ditimpa bencana. Kunjungilah rumah sakit agar kita merasakan bagaimana nikmatnya sehat, datanglah kepenjara agar kita bisa merasakan bagaimana nikmatnya kemerdekaan dan datanglah kerumah sakit jiwa agar kita bisa menyadari bagaimana nikmatnya akal, sebab jika kita tidak pernah mengunjungi tempat-tempat seperti itu secara langsung maka kita akan senantiasa berada dalam nikmat tetapi tidak pernah menyadarinya.

Orang yang sudah bisa merasakan kehadiran nikmat Allah pada dirinya berkewajiban untuk mengikatnya dengan syukur, menjaganya dengan ketaatan dan memeliharanya dengan tawadhu agar nikmat-nikmat itu bisa lestari. Yang paling berhak mendapatkan tambahan nikmat adalah orang yang paling bersyukur dan yang paling pantas untuk mendapatkan cinta adalah orang yang mengeluarkan seluruh kebaikannya, mengekang keinginan jahatnya dan membuat wajahnya selalu berseri-seri.

Kebutuhan orang lain kepada diri kita adalah sebuah nikmat, maka jangan pernah bosan menghadapinya. Karena bisa berakibat berbalik menjadi bencana. Ketahuilah bahwa yang terbaik dari hari-hari kita adalah ketika kita menjadi tujuan dan bukan kita yang menuju orang lain. Mengapa kita justru memikirkan hal yang telah tiada dan tidak mensyukuri yang ada, melupakan nikmat yang ada dan menyesalkan nikmat yang telah tiada, iri kepada orang lain dan tidak melihat apa yang ada pada diri kita?

Nikmat-nimat itu jika disyukuri akan tetap bertahan dan jika diingkari akan lari. Dunia jika diperlakukan dengan hura-hura akan berlalu dan jika diperlakukan dengan bijaksana akan menipu. Jangan menganggap kecil suatu nikmat bersama kesehatan yang ada. Jangan menyepelekan dosa tanpa dibarengi taubat dan jangan menumpuk ketaatan tanpa dibarengi keikhlasan. Seringkali kenikmatan itu akan melahirkan penyesalan, kesalahan sepele akan menghantarkan kepada kehinaan, kemaksiatan akan berakibat pada dicabutnya nikmat dan tertawa akan berujung pada tangisan.

Jika kita melihat orang lain kafir, maka bersyukurlah pada Allah karena kita berada dalam islam, jika kita melihat orang yang perbuatannya keji maka bersyukurlah kepada Allah karena kita berada dalam taqwa. Jika kita melihat orang yang bodoh karena tidak mau menuntut ilmu maka bersyukurlah pada Allah karena kita masih mau menuntut ilmu dan memiliki ilmu dan jika kita melihat orang yang mendapat bencana maka bersyukurla pada Allah karena kita terhindar darinya.
fenomania Religi

10 Sholat Yang Tidak Diterima Oleh ALlah SWT

Rasulullah S.A.W. telah bersabda yang bermaksud : "Sesiapa yang memelihara solat, maka solat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara solat, maka sesungguhnya solat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya." (Tabyinul Mahaarim)

Rasulullah S.A.W telah bersabda bahawa : "10 Sholat Yang Tidak Diterima Oleh ALlah SWT, antaranya :

1. Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu.

2. Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat.

3. Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.

4. Orang lelaki yang melarikan diri.

5. Orang lelaki yang minum arak tanpa mahu meninggalkannya (Taubat).

6. Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya.

7. Orang perempuan yang mengerjakan solat tanpa memakai tudung.

8. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.

9. Orang-orang yang suka makan riba'.

10. Orang yang solatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar."

Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : "Barang siapa yang solatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah S.W.T dan jauh dari Allah."

Hassan r.a berkata : "Kalau solat kamu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan mungkar dan keji, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan solat. Dan pada hari kiamat nanti solatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu seperti satu bungkusan kain tebal yang buruk.
fenomania Religi

Firasat Yang Tak Pernah Salah

Syekh Imam al Ghozali: ”Firasat adalah cahaya yang memancar kedalam hati, penguasaan ma’rifah yang membawa keajaiban-keajaiban kedalam hati dari sesuatu yang ghaib menuju yang ghaib, sehingga seseorang mampu melihat sesuatu menurut sisi mana Tuhan “memandang”. Dia bisa berbicara dengan hati makhluk.” Firasat adalah tersingkapnya keyakinan, kemampuan melihat yang ghaib dan dia merupakan bagian dari tingkatan iman, (Muhammad Al Kattani). Firasat adalah suara batin yang masuk kedalam hati. Setiap suara hati mempunyai nilai pemahaman yang menguasai hati. Orang yang imannya lebih kuat dan bersih, pasti firasatnya lebih tajam.

Orang yang melihat dengan cahaya firasat, berarti dia melihat dengan cahaya al-haq (cahaya Allah). Sumber ilmunya yang dipakai memandang berasal dari nur ilahi. Dia dapat melihat dengan tanpa lupa atau lalai, dengan tanpa khilaf atau persangkaan keliru. Pemahaman kebenaran Tuhan berjalan mengiringi gerakan lidah. Manusia semacam ini berbicara menggunakan pancaran kebenaran Tuhan.

Suatu ketika Imam Syafii dan Muhammad Bin Hasan berada di Masjidil Haram. Mereka melihat seorang lelaki memasuki masjid. Muhammad bin Hasan berkata,” Menurut firasatku lelaki itu adalah seorang tukang kayu.” Imam Syafii berkata,” kalau menurut firasatku, dia adalah seorang tukang besi.” Keduanya kemudian mendatangi lelaki yang baru saja dibicarakan. Ketika ditanya lelaki itu menjawab ,” Tahun lalu, aku memang bekerja sebagai tukang besi, tetapi sekarang aku bekerja dibidang perkayuan.”
Orang-orang yang mengetahui sesuatu yang ditampakkan oleh Allah dengan berbagai tanda-tanda yang berasal dari pancaran cahaya ilahi yang memancar kedalam hati, sehingga ia dapat melihat berbagai makna dan nilai-nilai yang tampak dari alam semesta. Hal ini merupakan Karomah iman. Kebanyakan mereka adalah Rabbani yaitu para ulama ahli hikmah yang berakhlak dengan akhlak Tuhan dan berpikiran dengan pandangan Tuhan. Hari mereka kosong dari pengaruh makhluk, tidak larut dalam kesibukan duniawi dan tidak cenderung kepada manusia.

Diterangkan dalam sebuah riwayat, bahwa Abul Hasan ad-Dailami pernah memasuki kota Anthakiya, Turki. Ia datang kesana karena sangat penasaran dengan seorang lelaki berkulit hitam. Lelaki itu khabarnya mempunyai karomah sehingga bisa mengetahui hal-hal yang ghaib. Setelah sampai di Anthakiya, Abul Hasan bertemu dan berkenalan dengan lelaki yang dicarinya. Bahkan ia tinggal bersamanya. Lelaki itu keluar dengan membawa barang yang menurut Abul Hasan mubah untuk dijual kepasar. Abul Hasan mengikutinya.
Diam-diam Abul Hasan ingin membeli barang yang di bawa oleh lelaki itu, mengingat sudah dua hari perutnya tidak terisi makanan. Karena barang yang hendak dijual itu bisa dimakan. “Berapa harganya?”Tanya Abul Hasan sembari barang tersebut bisa dibelinya.

Namun lelaki hitam itu tidak tertarik dengan pertanyaan Abul Hasan, “Duduklah sampai aku selesai berjualan dan memberikan sisanya yang hendak kau beli.” Abul Hasan tidak mempedulikan omongannya. Ia merasa tidak boleh membeli barang tersebut. Ia kemudian pergi ke penjual lain untuk menawar barang mereka. Namun para penjual lainnya tidak menerima tawarannya. Akhirnya Abul Hasan kembali ke lelaki hitam itu. Abul hasan mengulangi pertanyan, “Jika engkau menjual barang ini, maka katakana berapa harganya. Aku mau membelinya?”.
Sepertinya lelaki hitam itu mengetahui sesuatu yang dialami oleh Abul Hasan. Ia berkata,”Engkau telah kelaparan selama dua hari. Duduklah hingga aku selesai menjual barang ini. Sisanya boleh kamu beli.” Abul Hasan terpaksa harus sabar dan duduk menanti didekatnya. Ketika barangnya laku, ia memberikan barang sisanya kepada Abul Hasan. Lelaki itu kemudian pergi. Abul Hasan penasaran, ia mengikuti langkah lelaki itu. Lelaki tersebut menoleh,”Jika kamu ditimpa keperluan, maka Allah pasti menurunkannya kecuali jika nafsumu meminta bagian yang dapat menutup tabir terkabulnya dari Allah.”

Dikisahkan pula, bahwa seorang ulama sufi yang sangat terkenal di Naisabur, bernama Abul Qasim al-Munadi menderita sakit. Banyak ulama dikota itu menjenguknya. Tak terkecuali Abul Hasan al-Busanji dan Hasan al-Hadad. Kedua ulama itu ingin membawakan oleh-oleh. Kebetulan ditengah jalan mereka bertemu dengan seorang penjual apel. Mereka membeli apel, tetapi sayang sekali uangnya kurang. Namun karena keduanya adalah ulama, maka sang penjual apel memberikan dagangannya meskipun dihutang.

Sesampainya ditujuan, keduanya langsung menuju keruangan tempat berbaring Abul Qasim. Namun Abul Qasim tiba-tiba berguman,”Mengapa suasana menjadi gelap seperti ini?”padahal ruangan terang benderang. Kedua ulama itu merasa ucapan tersebut ditujukan kepada mereka. Mereka keluar dan berbisik-bisik kepada temannya,”Apa yang telah kita perbuat, sehingga Syekh berkata demikian?” Keduanya mencoba berfikir. Lalu Abul Hasan berkata, “Barangkali karena kita belum membayar penuh harga apel.”
Mereka lalu menemui penjual apel dan melunasi hutangnya. Setelah kembali, Abul Qasim berkata,”Mungkinkah secepat ini kegelapan yang menyelimuti seseorang keluar darinya. Kabarkan kepadaku apa yang terjadi dengan firasat ini?” Mereka kemudian menceritakan pengalamannya. Abul Qasim tersenyum. Ia menemukan jawaban dari firasat kegelapan dikamarnya.

“Memang benar, salah seorang diantara kalian terlalu percaya kepada temannya untuk tidak membayar kekurangan dari apel yang dibeli. Engkau percaya terhadap kebaikan penjual apel. Padahal sesungguhnya, penjual apel itu malu untuk tidak memenuhi tawaran kalian. Dia segan dan takut berurusan dengan ulama seperti kalian ini. Dia takut menagih kekurangannya. Sedangkan aku adalah penyebab utama. Engkau datang membawakan oleh-oleh apel buatku. Itulah yang kulihat pada diri kalian,”ujar Abul Qasim.
Syekh al-Kirami, seorang ulama yang dikenal memiliki ketajaman mata bathin mengatakan,”Barangsiapa yang menutup pandangannya dari sesuatu yang haram, mencegah dirinya dari syahwat, menetapi bathinnya dengan keabadian perasaan yang diawasi Allah, meneguhkan zhahirnya untuk tetap mengikuti sunnah Rasulullah dan membiasakan makanan halal, maka firasatnya tidak mungkin salah.”
fenomania Religi

Allah Menjamin Rezeki HambaNya

Jika Allah memberi rezeki kepada kita, maka tak ada seorangpun yang mampu menahannya, tetapi jika Allah belum memberi rezeki kepada kita, walaupun kita sudah kerja keras tidak kenal lelah maka rezeki itu tidak akan datang kepada kita. Rezeki itu di tangan Allah dan datangnya dari Allah, bukan dari yang lain. Kenapa masih ada diantara kita yang mencari rezeki dengan cara yang tidak benar ataupun caranya sudah benar tetapi mencari rezekinya dengan menghabiskan waktunya siang dan malam, sehingga lupa akan tujuan dia diciptakan untuk mengabdi pada Allah. Umurnya dihabiskan secara sia-sia dengan ambisi mencari rezeki, yang sebenarnya rezeki telah dijamin dan dibagi-bagikan Allah SWT. Padahal seseorang tidak mendapatkan rezeki melainkan sesuai dengan apa yang telah Allah takdirkan untuknya. Sesungguhnya rezeki Allah SWT tidak dapat ditentukan oleh ambisi seseorang (rezeki) tidak dapat pula ditolak walaupun seseorang membencinya.

Hanya dengan mendekatkan diri pada Allah maka rezeki kita akan terbuka, karena Allah sendiri yang menyuruh kita untuk meminta kepada Allah bukan kepada yang lain. Sebagai orang yang beriman haruslah kita yakin bahwa hanya dengan melalui jalan yang benar sajalah akan didapat rezeki yang berkah. Maka dari itu hendaknya kita mencari rezeki harus mengikuti akhlak yang telah diajarkan oleh Allah dan RasulNya yaitu pertama, Niat yang benar, sebagai seorang muslim dalam melakukan seluruh aktivitas termasuk mencari rezeki hendaknya secara ikhlas yakni semata-mata karena Allah. Ikhtiar secara benar artinya kita harus mendahulukan Allah dan mengistimewakan Allah dalam segala hal, sehingga kita tidak akan pernah menjadi budaknya dunia, intinya adalah memperbaiki hubungan kita kepada Allah. Niat mencari rezeki karena ibadah artinya didalam kita sedang bekerja apakah kita tetap menomorsatukan Allah dalam kondisi apapun, contohnya jika azan telah berkumandang dan kita sedang meeting dengan rekan bisnis, apakah kita sanggup menghentikan meeting atau pura-pura tidak mendengarkan panggilan Allah. Harus disadari bahwa yang dilihat oleh Allah adalah bagaimana kita melakukan aktivitas mencari rezeki bukan seberapa banyak rezeki yang kita dapat dari suatu aktivitas yang kita lakukan. Kedua, tidak menzalimi, ketiga bersyukur, setelah rezeki itu ada ditangan seseorang harus yakin bahwa semuanya itu semata-mata hanya anugerah Allah.

Kita harus yakin dan menyadari bahwa rezeki apapun yang kita peroleh atas karunia dan kemurahan Allah semata, bukan atas jerih payah dan kepandaian kita. Yang demikian itu karena Allah telah menentukan jatah rezeki setiap manusia semenjak ia masih berada dalam kandungan ibunya. Dengan demikian seharusnya kita tidak perlu terlalu memikirkan urusan rezeki karena setiap kita sudah dijatah masing-masing rezekinya, tidak meleset sedikitpun dan tidak tertukar oleh siapapun serta tidak berkurang sama sekali. Kita harus sadar bahwa tujuan kita didunia ini bukan mencari apapun yang berhubungan dengan dunia (sesuap nasi) tetapi tugas kita hanya satu yakni”Untk beribadah kepada Allah”.Jadi yang permasalahan sebenarnya bukan urusan rezeki karena urusan rezeki adalah urusan Allah, urusan kita adalah mengabdi pada Allah, lakukan yang terbaik untuk Allah agar Allah ridha pada kita. Allah yang mengatur rezeki untuk kita karena Allah yang lebih tahu seluruh kebutuhan-kebutuhan kita dari pada kita sendiri, Tapi yang kita inginkan adalah bagaimana menjemput keridhaan Allah dan memperbaiki hubungan kita denganNya.

Saudaraku……betapa seringnya kita merasa galau, risau dan panic dalam urusan kehidupan ini. Tapi percayalah bahwa tidak ada satupun makhluk melata didunia ini kecuali Allah sudah menjamin rezeki untuk mereka. Allah mempersiapkan rezeki untuk kita, jauh sebelum kita membutuhkannya, oleh karena itu mengapa kita mesti harus gelisah dan cemas menghadapi masa depan yang masih ghaib. Apa yang akan kita makan, Allah sudah mempersiapkannya sudah lama, maka dari itu janganlah kita pernah merasa bahwa Allah menyia-nyiakan hidup kita dan tak menjaminnya. Asalkan kita menjadi hambaNya, maka Dia akan terus menjamin penghidupan kita.
fenomania Religi

Apa Sih Hakikat Kehidupan Dunia

“Pecinta dunia bercerita tentang kehebatan diri dan harta dunia yang ingin dikejar. Pecinta Tuhan akan selalu bercerita tentang kehebatan Tuhan dan nikmat akhirat yang ingin dikejar.” Isa a.s. berkata,” Bahwa cinta kepada dunia dan cinta kepada akhirat tidak akan bisa bersatu dalam satu hati, ibarat air dan api tidak dapat bersatu dalam wadah yang sama. Rasulullah bersabda,”Selamatkanlah dirimu dari dunia yang merupakan ahli sihir yang lebih dahsyat dari Harut dan Marut. Siapa yang tamak pada dunia dan menaruh angan-angan panjang terhadapnya, maka sejauh itulah Allah akan membutakan hatinya. Dan siapa yang tidak berniat pada dunia dan meringkaskan cita-citanya dari dunia, maka Allah SWT akan mengaruniakan ilmu tanpa ia mempelajarinya dan memperlihatkan jalan tanpa mendapat bimbingan dari penunjuk jalan.

Seorang Mukmin tidak akan pernah bersedih dengan tidak tercapainya dunia, tidak pernah mempedulikannya dan tidak pernah terguncang. Sebab ia percaya bahwa dunia ini akan sirna, tidak berharga dan fana. Allah menjadikan hidup ini sebagai ujian dengan tujuan apakah manusia dapat mengisi hidupnya dengan amalan-amalan yang baik. Manusia yang berhasil menjadi manusia yang paling baik adalah : mereka yang paling taat pada Allah. Hidup akan lebih mudah jika kita memutuskan untuk menikmati apa yang kita miliki dari pada menyesal apa yang telah terjadi.

Kesibukan kita pada dunia yang kita lakukan terus menerus hanya menumpulkan mata hati kita dari melihat keajaiban yang ada di sekeliling kita. Hidup itu adalah mencari bekal akhirat, mengatur hidup dengan benar, menikmati kehidupan yang tidak diharamkan, memperkaya akal dan membuat jiwa semakin mengkilat. “Katakanlah, ‘Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang orang yang bertaqwa’.” (Q.s. An Nisa’: 77). Memang benar dunia ini bukan tempat bersenang-senang, bukan tempat istirahat namun akhiratlah peristirahatan terakhir. Hendaknya kelelahan, kesenangan ataupun segala sesuatu di dunia ini janganlah melalaikan kita dari mengingat Allah.

Jikalau kita mengingkari keinginan Allah dan memilih keinginan kita sendiri. Allah telah memperingatkan, yang artinya,“Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, maka Kami penuhi balasan pekerjaan-pekerjaannya di dunia dan mereka tidak akan dirugikan sedikitpun. Tetapi di akhirat tidak ada bagi mereka bagian selain neraka. Dan sia-sialah apa-apa yang mereka perbuat di dunia dan batallah apa-apa yang mereka amalkan”. (QS. Hud : 15-16)

Ukuran kebahagiaan itu ada dalam Kitab Allah yang agung dan takaran dari segala sesuatu itu ada dalam kualitas zikir kepada Yang Maha Bijaksana. Dialah yang menetapkan segala sesuatu, nilai dan balasannya kepada hamba baik di dunia maupun di akhirat. Orang yang cerdas mengatur hidupnya di dunia dengan akalnya. Jika hidup dalam kemiskinan, ia berusaha keras untuk menghasilkan rezeki yang mencegahnya dari penghinaan manusia. Ia juga mengurangi kebergantungannya kepada orang lain dengan cara hidup sederhana. Oleh karena itu, ia hidup tenang dan tak pernah mendengar ocehan manusia yang sampai ke telinganya. Ia hidup dengan harga diri di tengah-tengah mereka. Jika hidup dalam kekayaan, ia menggunakan akalnya untuk tidak berlebihan menggunakan hartanya, khawatir suatu saat ia menghajatkan sehingga membuatnya rendah di mata orang lain. (Imam Ibnu Al-Jauzy)

Dunia bukanlah sesuatu yang harus dijauhi, namun dunia bisa menjadi penghalang untuk bisa sampai kepada Allah. Jika kita bisa memahami hakekat dunia yang sebenarnya yaitu bahwa dunia adalah negeri yang asing, negeri yang penuh ujian, negeri tempat berusaha, negeri yang sementara dan tidak kekal, niscaya hati kita akan menjadi sehat. Adapun jika kita lalai tentang hakekat ini, maka kematian dapat menimpa hati kita. Dunia adalah kesenangan yang menipu, yaitu kesenangan yang tidak abadi dan hanya bersifat sementara. Kesenangan yang hilang saat ajal menjemput. Dunia adalah kesenangan yang fana dan menipu. Bagi siapa yang cenderung kepadanya maka ia tertipu dan ta’ajjub dengannya, sampai ia berkeyakinan tidak ada tempat tinggal selainnya dan tidaka ada tempat kembali setelahnya. Padahal ia hina dan rendah dibandingkan tempat akhirat.
fenomania Religi