Idul Adha telah menghampiripara pecinta Tuhan sejati
dengan amalan tanda berbakti
pada Ilahi yang Mahasuci
Mohon dirimu sudi melengkapi
dengan mengampuni segala salah
yang kuperbuat selama ini
keraguan…ketakutan…kesedihan juga kasihan.
seluruhnya kan luruh….. runtuh
larut jadi satu…………….. cinta
hanya satu ……………….. cinta.
Cinta yang ada pada Ismail, seperti juga
cinta yang ada pada Ibrahim adalah cinta yang memancarkan sinar
cahaya keagungan Sang Maha Pencipta
Oleh kuasa-Mu kami tercipta…….dan kepada-Mu pula kami kan kembali
dan………………………………………………..
di punca ini kutemukan arti…. dari sebuah pengorbanan suci.
Ismail…. kerelaan, keikhlasan dan kepatuhan sera pengorbananmu
merupakan teladan abadi sepanjang zaman.
Dari kisahmu kami bercermin,
dari baktimu kami mematut diri
Apakah …. di saat ini…. dan… juga nanti
akan ada ismail-ismail lain yang kan menyamai….?
merah,……..darah tertumpah lagi mengalir membasahi tanah
satu tumbang disusul dengan yang satunya
terjerembab dan terjatuh
tanpa daya
namun bukan itu,
bukan…..itu,hanya….
simbolis belaka.
tapi,satu tanya
adakah,
makna yang sama……..
antara,
pengorbananmu dan pengorbanan Ismail dahulu?
Langit lebaran telah dibentangkan
bumi lebaran telah dihamparkan
kudoakan hatimu seluas langit dan bumi
cukup untuk menampung dan mengampuni
semua tindakanku padamu yang menyakiti
Anda baru saja membaca artikel di fenomania yang berkategori Puisi
dengan judul Puisi Idul Adha. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.fenomania.com/2012/02/puisi-idul-adha.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
fenomania -











